Apakah Boleh Menikah Pada Bulan Muharram? Ini Menurut Pandangan Islam
20 Jun 2026 • 11:00 WIB
Apakah Boleh Menikah Pada Bulan Muharram? Ini Menurut Pandangan Islam. Canva/KBRT
KBRT - Selain dikenal sebagai bulan pertama dalam kalender Islam, bulan Muharram juga dikenal sebagai bulan sakral yang memiliki banyak pantangan tertentu. Salah satu cerita yang beredar luas di masyarakat Indonesia, khususnya pulau Jawa, bulan ini bukan lah saat yang tepat untuk menikah. Lantas benarkah cerita ini?
Sebagai orang Jawa, saya merasakan bahwa ada warga sekitar yang menganggap pemilihan waktu menikah dapat menentukan nasib sebuah pernikahan. Lantas, gimana pendapat Islam tentang dilarangnya menikah saat bulan Muharram?
Untuk penjelasan lebih detailnya, saya telah merangkum salah satu pandangan islam di bawah ini.
Advertisement
Bolehkah Menikah Ketika Bulan Muharram Dalam Islam?
Dilansir dari laman NU Online, dijelaskan bahwa syariat Islam mengajarkan bahwa keburukan tidak disebabkan oleh sesuatu apapun, termasuk hari atau bulan tertentu. Tidak ada istilah hari buruk atau bulan buruk yang menyebabkan seseorang tidak melakukan sesuatu.
Singkatnya dalam pandangan islam, menikah pada bulan Muharram itu diperbolehkan. Klaim bahwa bulan Muharram dapat menghadirkan bencana pada kehidupan rumah tangga, tidak ada kaitannya dengan ajaran agama Islam sama sekali.
Sejarah Dilarangnya Menikah Pada Bulan Tertentu
Masih pada laman yang sama, dijelaskan bahwa hadirnya larangan untuk menikah di bulan atau hari tertentu sudah terjadi sejak lama, bahkan sudah diikuti banyak orang sejak zaman Jahiliyah.
Diceritakan, bahwa pada zaman Jahiliyah ada sebuah pantangan bagi seseorang untuk menikah di bulan Syawal. Mereka beranggapan bahwa kata Syawal dalam bahasa Arab mempunyai konotasi negatif, yakni terangkat, sedikit, dan terpisah.
Orang Arab, khawatir bahwa pernikahan yang dilakukan di bulan Syawal akan membawa keburukan bagi kehidupan rumah tangga, sesuai dengan makna kata “Syawal” itu sendiri.
Larangan menikah di bulan Suro atau Muharram, tidak hanya terjadi di Nusantara, tetapi juga terjadi di daerah Timur Tengah seperti Mesir. Mirip seperti masyarakat Nusantara, di sana juga ada sekelompok orang yang beranggapan bahwa menikah di bulan tersebut dapat membawa keburukan.
Sementara yang lainnya, beranggapan bahwa hukum menikah di bulan Muharram adalah haram. Hal ini sampai dibahas dalam Dar al-ifta Mesir.
Dalam budaya Indonesia sendiri, khususnya di pulau Jawa, pemilihan waktu pernikahan sangat diperhatikan. Kalian, tidak boleh memilih waktu sembarangan ketika melaksanakan pernikahan. Hal tersebut, karena masyarakat sangat yakin bahwa menikah di bulan Muharram akan memberikan pengaruh negatif dalam kehidupan pasca pernikahan.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026 Dapat Dilaksanakan?
Cara Mandi Wajib Lengkap Dengan Bacaannya
Kalender Juni Lengkap dengan Weton dan Hijriah
Daftar Hari Libur Bulan April 2026, Atur Long Weekend Spesialmu
Surah Al-Ma’un: lengkap Ayat, Latin, dan Artinya