TRENDING

Toilet Milik Warga Kecamatan Tugu Trenggalek Rusak Akibat Tanah Longsor

Terbit:

Kabar Trenggalek Bencana alam terus terjadi di Kabupaten Trenggalek. Pada Selasa (31/05/2022) bencana tanah longsor terjadi di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Trenggalek.

Hal itu disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan laporan BPBD Trenggalek, bencana tanah longsor itu tepatnya di RT 16 RW 07, dan RT 18 RW 08, Dusun Sumbermadu, Desa Pucanganak.

advertisement

BPBD Trenggalek menyampaikan, bencana tanah longsor itu terjadi pukul 22.00 WIB. Sebelumnya, pukul 20.00 WIB sampai 23.30 WIB wilayah Kecamatan Tugu diguyur hujan deras.

Kandang kambing yang rusak terbawa longsor
Toilet yang rusak terbawa longsor/Foto: BPBD Trenggalek

Akibat dari hujan deras itu, toilet dan kandang kambing warga rusak terbawa tanah longsor. Toilet milik Suratman, warga RT 16, RW 07, itu terpisah dari halaman rumahnya. Jumlah kerugian kurang lebih Rp. 8 Juta.

Tanah longsor juga menimpa, rumah Muti, RT 18, RW 08. Kamar mandi milik Muti rusak karena tertimpa longsor. Jumlah kerugian kurang lebih Rp. 500 ribu.

Kemudian, Rumah Sutono RT 18 RW 08, dinding samping rumahnya tertimpa material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah longsor tersebut.

Proses pembersihan material tanah longsor
Proses pembersihan material tanah longsor/Foto: BPBD Trenggalek

Atas bencana tanah longsor itu, relawan BPBD, Babinsa, BKTM, dan perangkat desa meninjau lokasi dan memberi arahan pada warga sekitar agar berhati hati jika terjadi longsor susulan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem tahun 2022. Melalui analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengimbau supaya masyarakat bisa waspada.

Mengamati potensi tersebut, BMKG memberikan peringatan dini terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang serta gelombang tinggi.

advertisement

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem [hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dll] dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dll,” jelas BMKG.

advertisement

TERBARU

SIM Bentuknya Kartu tapi Disebut Surat, KK Bentuknya Surat tapi Disebut Kartu, Kenapa Bisa Gitu?

Kabar Trenggalek - Bukan karena kurang kerjaan, tetapi bagi kita sebagai masyarakat yang teliti,...

Pemilu 2024, PKS dan NasDem Pasang Badan Soal Dapil Trenggalek Berubah

Kabar Trenggalek - Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang sudah mendapat perhatian dari partai...

7 Bunga yang Mengeluarkan Aroma Harum saat Malam Hari, Salah Satunya Sering Dijumpai di Pemakaman

Kabar Trenggalek - Untuk menghiasi rumah, kebanyakan orang akan menanam tumbuhan. Entah di depan...

TOPIK TERKAIT