Pantai Mutiara Tak Lagi Cuma Indah di Darat, Kini Punya Wisata Diving dan Snorkeling
MUF ON ke-4 di Pantai Mutiara Trenggalek tak hanya mengangkat konservasi terumbu karang. Tahun ini, masyarakat meluncurkan Mutiara Dive Center sebagai wisata bawah laut berbasis konservasi.
29 Jul 2026 • 12:00 WIB
Konservasi terumbu karang di Pantai Mutiara Trenggalek. KBRT/Humas
Ringkasan
- MUF ON ke-4 meluncurkan Mutiara Dive Center di Pantai Mutiara.
- Terumbu karang di lokasi konservasi tumbuh 6–7 sentimeter per tahun.
- Konservasi mulai memberi dampak ekonomi melalui wisata bahari dan perikanan.
TRENGGALEK - Apa yang ditanam masyarakat pesisir Watulimo beberapa tahun terakhir kini mulai menunjukkan hasil. Bukan hanya terumbu karang yang tumbuh subur, tetapi juga peluang ekonomi baru bagi warga.
Momentum itu ditandai dengan peluncuran Mutiara Dive Center dalam rangkaian Mutiara Under Water Festival and Conservation (MUF ON) ke-4 di Pantai Mutiara, Selasa (28/07/2026). Kehadiran fasilitas tersebut melengkapi destinasi wisata bahari di Pantai Mutiara dengan aktivitas snorkeling dan diving yang dikelola masyarakat.
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara mengatakan, perkembangan ekosistem bawah laut di Pantai Mutiara menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Advertisement
"Ini kegiatan MUF ON yang setiap tahun kita laksanakan dan tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat. Tadi dilaporkan proses recovery di Pantai Mutiara berlangsung dengan baik. Mohon dukungannya, terutama masyarakat Watulimo dan para pengunjung, agar bersama-sama menjaga Pantai Mutiara," ujar Syah.
Menurutnya, upaya konservasi yang dilakukan masyarakat mulai mengembalikan kehidupan bawah laut yang sebelumnya sempat menurun.
"Dari laporan yang kami terima, ikan-ikan endemik yang dulu tidak ada sekarang sudah ada. Terus terumbu karang yang rusak kini sudah mulai baik kembali," katanya.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek, lanjut Syah, tidak hanya memberikan dukungan melalui pendanaan, tetapi juga pendampingan dan pelatihan kepada kelompok masyarakat.
"Ini salah satu bentuk dukungan dari Pemkab. Tidak hanya soal anggaran, tetapi juga pelatihan dan pemberdayaan masyarakat," tambahnya.
Ketua Pokmaswas Rembeng Raya, Kacuk Wibisono, menjelaskan penyelenggaraan MUF ON tahun ini lebih difokuskan pada pengembangan Mutiara Dive Center sebagai kelanjutan program konservasi yang dimulai sejak 2023.
"MUF ON ke-4 tahun 2026 ini lebih menitikberatkan pada Mutiara Dive Center. Kami ingin menunjukkan sejauh mana perkembangan konservasi yang kami lakukan sejak 2023 hingga sekarang," jelas Kacuk.
Ia menyebut pertumbuhan terumbu karang di Pantai Mutiara tergolong sangat baik.
"Alhamdulillah pertumbuhannya rata-rata mencapai 6 sampai 7 sentimeter per tahun," ujarnya.
Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan terumbu karang di sejumlah lokasi lain yang berkisar sekitar 3 sentimeter per tahun.
Menurut Kacuk, kondisi itu menjadi modal penting untuk mengembangkan wisata bawah laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Nantinya pengunjung yang ingin snorkeling maupun diving bisa singgah di rumah apung. Di sana juga akan ada warung apung dan kolam renang sebagai pendukung wisata," terangnya.
Pada MUF ON tahun ini, Pokmaswas Rembeng Raya juga menambah media konservasi berupa 10 unit Bioreeftek dan tiga unit Eco Fish House untuk memperluas habitat biota laut.
Kacuk berharap ekosistem yang terus membaik mampu memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun ekonomi masyarakat pesisir.
"Ketika terumbu karang bagus, plankton tumbuh, ikan-ikan kecil datang, maka ikan besar juga akan hadir. Dari situ nelayan bisa memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan," katanya.
Selain sektor perikanan, ia optimistis wisata bawah laut juga akan menjadi sumber pendapatan baru bagi warga sekitar.
"Melalui Mutiara Dive Center, masyarakat bisa memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas diving, snorkeling, dan wisata bahari lainnya. Harapan kami, ekonomi masyarakat ikut tumbuh bersama terjaganya ekosistem laut," kata dia.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement