Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Lowongan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Trenggalek Belum Tahu Dapat Jatah Berapa

Rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Merah Putih dibuka nasional, namun kuota untuk Trenggalek masih belum jelas.

Poin Penting

  • Rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Merah Putih dibuka 18–24 April 2026
  • Trenggalek belum tahu dapat kuota berapa
  • Pemkab hanya sebatas menyebarkan informasi, tidak terlibat seleksi

TRENGGALEK - Peluang jadi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi dibuka secara nasional. Namun, hingga kini Kabupaten Trenggalek masih belum mendapat kepastian soal jatah kuota rekrutmen tersebut.

Lowongan ini diumumkan langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan total kebutuhan mencapai 30 ribu orang di seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 18 hingga 24 April 2026 secara online.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Trenggalek, Saniran, mengatakan pemerintah daerah hanya menerima informasi untuk disosialisasikan ke masyarakat.

“Secara resmi begini, Kemenko pangan mengumumkan ada lowongan untuk rekrutmen manajer Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Indonesia, sebanyak 30 ribu, yang di mulai tanggal 18-24 April 2026,” jelasnya.

Meski peluang terbuka lebar, ketidakjelasan kuota untuk masing-masing daerah, termasuk Trenggalek, menjadi tanda tanya. Padahal jumlah koperasi yang sudah berbadan hukum di Indonesia mencapai sekitar 83 ribu unit.

“Pendaftarannya melalui online yang datanya sudah di share melalui Kementerian, tenaga nanti yang merekrut yaitu PT Agrinas menjadi pegawainya BUMN, kami belum tahu masing-masing kabupaten dapat formasi berapa,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Dengan jumlah rekrutmen yang hanya 30 ribu orang, artinya tidak semua koperasi akan mendapatkan manajer dalam tahap ini. Saniran menyebut kemungkinan prioritas akan diberikan pada koperasi yang sudah benar-benar siap operasional.

“Karena data yang KDKMP yang sudah berbadan hukum itu sebanyak 83 ribu, tapi yang di rekrut masih 30 ribu, artinya untuk di Trenggalek mendapat kuota berapa belum tahu juga, kemungkinan khusus koperasi yang sudah terbangan 100 persen gerai gedung itu dan mungkin juga koperasi yang beroperasi,” imbuhnya.

Situasi ini memunculkan kritik soal transparansi distribusi kuota. Di tengah antusiasme pencari kerja, ketidakjelasan formasi daerah berpotensi membuat peluang terasa “abu-abu”, terutama bagi pelamar dari daerah.

Pemkab Trenggalek sendiri menegaskan tidak terlibat dalam proses rekrutmen. Peran pemerintah daerah hanya sebatas menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

“Pemkab hanya diberi surat untuk menyebarluaskan informasi itu, tidak terlibat, jadi kami sudah share ke masyarakat,” katanya.

Untuk persyaratan, posisi manajer KDKMP dibuka bagi lulusan minimal S1 dengan batas usia maksimal 35 tahun. Seluruh proses seleksi disebut akan ditangani oleh pihak pusat.

Kabar Trenggalek - Ekonomi

Editor: Zamz