Kapan Gerhana Matahari Total Terjadi? Simak Jadwalnya Disini
12 Jun 2026 • 09:00 WIB
Kapan Gerhana Matahari Total Terjadi? Simak Jadwalnya Disini. Canva/KBRT
KBRT - Prediksi Gerhana Matahari total tahun 2026 telah keluar. Kali ini, fenomena tersebut akan datang pada Rabu, 12 Agustus 2026. Bagi kalian para pecinta astronomi dan benda angkasa, kalian sebaiknya bersiap untuk menyambut fenomena satu ini.
Fenomena Gerhana Matahari total, akan menjadi salah satu fenomena yang paling dinantikan oleh pecinta astronomi di seluruh dunia. Fenomena ini, terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi, sehingga menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang pengamat di Bumi.
Buat kalian yang penasaran tentang fenomena ini, berikut adalah rangkuman lengkapnya mulai dari penjelasan hingga jadwal terjadinya.
Advertisement
Jadwal Gerhana Matahari Total
Fenomena Gerhana Matahari Total diprediksi akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Menurut Profesor Carole Mundell, Direktur Ilmu Pengetahuan ESA, yang menyebut gerhana matahari total sebagai momen langka yang mampu menarik perhatian jutaan orang.
"Gerhana matahari total adalah salah satu momen langka ketika jutaan orang dapat menengadah bersama dan merasakan keajaiban serta rasa ingin tahu.” dilansir dari laman European Space Agency (ESA).
Tak heran, fenomena ini diprediksi dapat menarik ribuan wisatawan, astronom, hingga pencinta langit dari berbagai negara.
Wilayah Gerhana Matahari Total
Berikut adalah daftar wilayah yang diperkirakan dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026:
- Spanyol
- León
- Zaragoza
- Valencia
- Galicia
- Kepulauan Balearic
- Islandia
- Reykjavík
- Greenland
- Portugal bagian timur laut
Selain wilayah yang masuk jalur totalitas, Gerhana Matahari Sebagian juga akan terlihat di sejumlah negara lain, yang meliputi sebagai berikut:
- Sebagian besar Eropa
- Beberapa negara di Afrika
- Wilayah tertentu di Amerika Utara
Apakah Indonesia Dilewati Gerhana Matahari Total 2026?
Berdasarkan peta jalur yang diterbitkan NASA dan European Space Agency (ESA), sayangnya Indonesia tidak termasuk ke dalam wilayah yang dapat menyaksikan gerhana matahari total pada tanggal 12 Agustus nanti.
Hal ini, dikarenakan jalur totalitas gerhana berada jauh di kawasan Atlantik Utara dan Eropa, sehingga tidak melintasi wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari
Bagi kalian yang ingin mengamati fenomena gerhana matahari, sebaiknya kalian tidak melihat gerhana matahari secara langsung dengan mata telanjang. KAlian dapat menggunakan kacamata khusus gerhana yang telah bersertifikat untuk melindungi mata dari paparan sinar matahari.
Selain itu, hindari juga penggunaan kacamata hitam biasa, lensa kamera, teleskop, teropong, atau perangkat optik lainnya tanpa filter khusus. Hal ini, karena sinar matahari yang terkonsentrasi dapat menembus alat tersebut dan berisiko menyebabkan kerusakan mata serius.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement