KBRT - Honda Stream, sudah lama menjajaki pasar otomotif Indonesia. Mobil ini, telah menjadi salah satu mobil legend dengan kemampuan serba bisa yang ditawarkan. Dibawah ini, kami telah mengulas sedikit spesifikasi Honda Stream.
Honda Stream, hadir sebagai MPV karya Honda dengan kapasitas 7 penumpang yang lincah di berbagai medan. Meskipun dilabeli MPV, mobil ini lebih mirip seperti sedan yang memiliki banyak kapasitas ruang.
Sebagai mobil dengan desain yang kompak dan spesifikasi yang unggul, mobil ini justru mengalami penurunan dalam segi penjualan karena spesifikasinya yang terlalu tinggi untuk mobil di kelasnya.
Bagi kalian yang sudah penasaran, berikut ini adalah ulasan singkat mengenai spesifikasi Honda Stream.
Spesifikasi
Membahas tampilan, Honda Stream memiliki dimensi yang tidak terlalu tinggi untuk ukuran MPV. Ukuran yang dimiliki mobil ini, hanya setinggi 1590 mm (62,6 inci), sehingga lebih nampak seperti sedan.
Tampilan yang kompak ini, terinspirasi dari mobil Honda Civic yang telah berhasil memikat warga Indonesia dengan tampilan nya yang simpel. Selain tampilan, kedua jenis mobil pabrikan Honda ini juga dibekali dengan mesin yang sama.
Honda Stream, dibekali dua unit mesin berbahan bakar bensin, dengan kapasitas sebesar 1,7 liter dan 2,0 liter.
Mesin tersebut, dibekali dengan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 5 percepatan. Dalam pilihan mesin 1,7 liter transmisi yang tersedia hanyalah manual, sedangkan mesin 2,0 liter yang lebih bertenaga memiliki pilihan transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 5 percepatan.
Berikut Spesifikasi Teknis Honda Stream:
Mesin
1.7L L4, 1.668 cc
131 HP @ 6.300 RPM
155 Nm @ 4.800 RPM
Injeksi elektronik
Bahan bakar bensin
Kinerja
Kecepatan maksimum 190 km/jam
Akselerasi 0–100 km/jam 9,9 detik
Transmisi & Penggerak
Transmisi otomatis 4-percepatan
ADVERTISEMENTPenggerak roda depan (FWD)
Rem
Depan cakram berventilasi
Belakang cakram
Ban
195/65 R15
Dimensi
Panjang 4.549 mm
Lebar 1.694 mm
Tinggi 1.590 mm
Wheelbase 2.720 mm
Ground clearance 150 mm
Kapasitas
Volume kargo 159 L
Aerodinamika
Koefisien drag (Cd) 0,40
Berat
Berat kosong 1.320 kg
Berat kotor maksimum 1.990 kg
Efisiensi Bahan Bakar (NEDC)
Kota 9,9 L/100 km
Jalan raya 6,5 L/100 km
Gabungan 7,7 L/100 km
Emisi
CO₂ 183 g/km
Humanize 113 words
Berhentinya produksi dari mobil ini, didasari oleh berbagai faktor. Dari berita-berita yang beredar, alasan utamanya disebabkan oleh biaya produksinya yang tinggi sedangkan permintaan atau pesanan nya yang sedikit.
Meski sudah tidak diproduksi, Masih banyak orang yang mencari versi bekas dari mobil ini untuk direstorasi ulang.
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz





















