Buat Apa Transmisi Ds dan L Pada Mobil?. Canva/KBRT
KBRT - Saat mengendarai mobil matik, kita akan selalu berada dalam posisi D (Drive). Namun, pernahkah kalian memperhatikan tombol kecil bertuliskan Ds atau pilihan tuas bersimbol L di area transmisi mobil kalian?
Bagi sebagian pengemudi, kedua mode transmisi ini sering diabaikan karena belum tahu pasti apa fungsinya. Padahal, mengaktifkan mode Ds dan L pada momen yang tepat bisa membuat perjalanan jauh lebih nyaman, aman, dan responsif, terutama saat menghadapi medan jalanan yang menantang.
Buat kalian yang penasaran fungsinya, simak penjelasan yang telah kami rangkum dibawah ini:
Advertisement
Apa Fungsi Mode Transmisi Ds
Ds merupakan singkatan dari Drive Sport. Mode ini dirancang khusus untuk membuat sistem transmisi CVT menahan putaran mesin tetap tinggi sebelum berpindah ke gigi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan mode D biasa.
Pada beberapa mobil, seperti Mitsubishi Xforce atau Destinator, kalian bisa mengaktifkan mode ini dengan cara menekan tombol kecil yang berada di tuas transmisi.
Apa Fungsi Mode Transmisi L
Jika Ds berfokus pada performa dan kelincahan akselerasi, maka mode L atau Low memiliki peran yang berbeda. Mode L berfungsi untuk memaksimalkan torsi kendaraan pada kecepatan rendah sekaligus memberikan efek pengereman mesin.
Untuk menggunakannya, kalian hanya perlu menggeser tuas transmisi langsung ke posisi L.
Kapan Waktu yang Tepat Menggunakannya?
Saat melewati tanjakan panjang, kalian sangat disarankan untuk menggunakan transmisi Ds. Putaran mesin yang terjaga di angka tinggi akan memberikan pasokan tenaga yang stabil agar mobil kuat menanjak tanpa kehilangan momentum.
Mode Ds, juga membuat akselerasi mobil menjadi jauh lebih responsif dan sigap. Oleh karena itu, kalian juga bisa menyalip kendaraan di depan dengan lebih cepat dan aman. Mode ini, juga sangat membantu menjaga performa mobil tetap bertenaga ketika sedang membawa banyak penumpang atau barang.
Fungsi krusial dari mode L, adalah untuk melalui jalanan turunan. Efek engine brake yang kuat akan membantu menahan laju kendaraan secara alami di turunan. Hal ini sangat penting untuk mengurangi penggunaan rem kaki secara terus-menerus .
Selain itu, ketika mobil harus harus menanjak dengan kecepatan rendah, mode L akan memastikan torsi maksimal keluar secara instan agar mobil tidak kehabisan tenaga. Selain itu mobil ini memberikan kontrol traksi dan kendali kendaraan yang jauh lebih baik sehingga mobil tidak mudah tergelincir.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement