Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Benar, Sesuai Sunnah Rasulullah

KBRT - Memasuki bulan Dzulhijjah, para umat muslim mulai berlomba-lomba untuk mendapatkan amal pahala dengan menekuni ibadah dan melakukan kebaikan. Salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan pada bulan Dzulhijjah, adalah berpuasa sesuai sunnah yang dianjurkan.

Ketika sedang berpuasa, salah satu momen yang paling dinantikan adalah waktunya berbuka. Sebelum menyantap makanan, sebagai umat islam kita dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Dengan hal tersebut, mengetahui doa berbuka puasa menjadi sebuah hal yang harus diketahui oleh seluruh umat muslim. Oleh karena itu, kami akan membagikan bacaan buka puasa yang benar sesuai sunnah, agar ibadah yang kalian lakukan lebih sempurna.

Bacaan Buka Puasa yang Benar Sesuai Sunnah

Menurut laman resmi Baznas, Ada beberapa versi bacaan berbuka puasa yang diajarkan dalam Islam. Salah satu doa yang paling umum dan sering diamalkan oleh umat Islam adalah:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizq-ika aftartu

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Dawud, no. 2358).

Selain itu, ada juga bacaan buka puasa lain yang diriwayatkan dalam hadis, yang berbunyi:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaAllah

Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insyaAllah." (HR. Abu Dawud, no. 2357).

ADVERTISEMENT

Bacaan keempat, datang dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau menuturkan bahwa jika Rasulullah SAW berbuka puasa, beliau membaca permohonan agar amalnya diterima:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيْمُ

Allaahumma laka shumnaa wa ‘ala rizqika aftharnaa fataqabbal minnaa innak antas samii’ul ‘aliim.

Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu kami berpuasa dan atas rezeki-Mu kami telah berbuka, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR Ibnu Sunni)

Bacaan kelima, datang dari sahabat Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu, yang selalu memanjatkan doa permohonan ampunan yang luas. Ibnu Malikah, meriwayatkan bahwa ia mendengar Abdullah bin Amr ketika berbuka puasa mengucapkan kalimat yang berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ

Allaahumma innii as-aluka bi rahmatikal latii wasi’at kulla syain an taghfira lii.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau memberikan ampunan kepadaku.”

Bacaan buka puasa di atas, kami rangkum dari laman resmi MUI. Selain itu, kalian sangat dianjurkan untuk membaca doa sebelum menyantap makanan berbuka sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Hal tersebut, merujuk pada penjelasan Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar.

Keutamaan Membaca Doa Sebelum Berbuka

Keutamaan membaca doa berbuka puasa, adalah mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang berpuasa memiliki doa yang mustajab ketika berbuka." (HR. Tirmidzi, no. 2525).

Selain itu, bacaan buka puasa juga menjadi salah satu sunnah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan membaca doa berbuka, seorang Muslim menunjukkan bahwa ia menyadari, segala sesuatu yang ia dapatkan berasal dari Allah SWT.

Kabar Trenggalek - Gaya Hidup

Editor: Zamz