Rumah di Semarum Durenan Terbakar Diduga Akibat Puntung Rokok, Kerugian Capai Rp10 Juta

Rumah di Desa Semarum, Durenan, Trenggalek terbakar diduga akibat puntung rokok. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Rumah di Semarum Durenan Terbakar Diduga Akibat Puntung Rokok, Kerugian Capai Rp10 Juta

Proses pemadaman api di Semarum Trenggalek. KBRT/Damkar Trenggalek

Ringkasan

  • Rumah di Desa Semarum, Durenan, terbakar diduga akibat puntung rokok yang jatuh ke kasur.
  • Api berhasil dipadamkan warga sebelum petugas Damkar tiba, kemudian dilakukan pembasahan.
  • Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp10 juta dengan aset lebih dari Rp150 juta berhasil diselamatkan.

TRENGGALEK – Sebuah rumah di Dusun Semarum, Desa Semarum, Kecamatan Durenan, Trenggalek, terbakar pada Selasa (14/07/2026) siang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di rumah milik Fajar Nasuha (35), warga RT 02 RW 01 Desa Semarum. Dugaan sementara, api berasal dari puntung rokok yang terjatuh ke kasur saat kakak korban tertidur usai merokok.

Komandan Regu Damkar Trenggalek, Hendri Setiawan, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 12.44 WIB. Empat menit kemudian, tim pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi.

Advertisement

"Saat petugas tiba di lokasi, api sebenarnya sudah berhasil dipadamkan warga sekitar. Kami kemudian melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali," ujar Hendri.

Menurut Hendri, api pertama kali membakar kasur sebelum merambat ke lemari dan menjalar ke dua ruangan kamar di dalam rumah. Berkat kesigapan warga, kobaran api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Trenggalek mengerahkan 14 personel dengan tiga armada, yakni satu unit mobil pompa pemadam, satu mobil operasional, dan satu mobil water supply. Sekitar 3.000 liter air digunakan selama proses pembasahan.

Operasi penanganan berlangsung cepat. Petugas berangkat dari Mako Damkar pukul 12.48 WIB, tiba di lokasi pukul 13.17 WIB, kemudian menyelesaikan proses pembasahan pada pukul 13.37 WIB sebelum kembali ke markas.

Selain petugas Damkar, penanganan kebakaran juga melibatkan personel Polsek Durenan, Babinsa Desa Semarum, perangkat desa, Tagana, serta warga sekitar.

Hendri menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta, berupa kerusakan pada bagian rumah, kayu, dan perabot. Sementara aset senilai lebih dari Rp150 juta berhasil diselamatkan dari amukan api.

"Dugaan penyebab kebakaran karena kelalaian. Puntung rokok diduga jatuh ke kasur saat penghuni tertidur, kemudian api merambat ke perabot dan ruangan lainnya," jelas Hendri.

Damkar Trenggalek mengimbau masyarakat agar tidak merokok saat mengantuk atau menjelang tidur. Kebiasaan tersebut berisiko memicu kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait