Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

CFD Trenggalek Makin Ramai, Omzet UMKM Pernah Tembus Rp183 Juta dalam Sehari

Car Free Day Trenggalek kini diikuti 282 UMKM. Omzet pedagang bahkan sempat menyentuh Rp183 juta hanya dalam tiga jam.

Poin Penting

  • CFD Trenggalek kini diikuti 282 UMKM dan slot pedagang sudah penuh.
  • Omzet pedagang sempat mencapai Rp183 juta hanya dalam tiga jam.
  • Diskomidag menerapkan sistem waiting list bagi UMKM yang ingin masuk CFD.

TRENGGALEK - Car Free Day (CFD) di Trenggalek bukan lagi sekadar tempat jogging atau cari sarapan Minggu pagi. Kini, kawasan CFD berubah jadi “ladang cuan” bagi ratusan pelaku UMKM lokal.

Setiap Minggu mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kawasan CFD dipadati warga yang berburu jajanan, minuman kekinian, hingga berbagai produk lokal. Dampaknya terasa langsung ke kantong para pedagang.

Data Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek menunjukkan omzet UMKM di CFD terus bergerak tinggi. Bahkan, pada 26 April 2026 lalu total transaksi pedagang disebut mencapai Rp183 juta hanya dalam waktu sekitar tiga jam.

Kepala Bidang Promosi, Pengembangan Ekspor, dan Perlindungan Konsumen Diskomidag Trenggalek, Nurun Nadjmi, mengatakan saat ini jumlah pelaku UMKM yang berjualan di CFD sudah mencapai 282 peserta.

“Iya berlangsung lagi untuk Car Free Day, Minggu (17/05/2026), sekarang sudah 282 UMKM, sudah mentok untuk tempatnya. Kami hanya menunggu yang mundur, baru ganti,” ujar Nurun.

Karena lokasi sudah penuh, Diskomidag kini menerapkan sistem daftar tunggu atau waiting list bagi pedagang yang ingin masuk CFD.

Menariknya, pedagang yang masuk daftar tunggu tetap punya kesempatan berjualan sebagai peserta insidentil ketika ada peserta tetap yang izin tidak berjualan.

“Misal sekarang untuk peserta car free day, yang ijin nggak jualan, kita tawarkan ke peserta yg waiting list utk ngisi jualan, tapi sebagai peserta insidentil,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Namun, kesempatan itu hanya berlaku sementara pada hari tersebut. Jika minggu berikutnya peserta tetap kembali berjualan, maka pedagang insidentil harus menunggu giliran lagi atau berpindah lokasi apabila ada slot kosong lainnya.

Dari sisi omzet, tren penjualan UMKM di CFD Trenggalek tergolong stabil tinggi. Berdasarkan data Diskomidag, total transaksi pedagang pada 5 April 2026 mencapai Rp84 juta. Angka itu kemudian naik menjadi Rp130 juta pada 12 April dan Rp166 juta pada 19 April.

Puncaknya terjadi pada 26 April 2026 dengan omzet menyentuh Rp183 juta. Sedangkan pada 3 Mei dan 10 Mei 2026, omzet tercatat sama-sama berada di angka Rp145 juta.

Diskomidag berharap omzet mingguan para pelaku UMKM bisa terus bertahan di atas Rp100 juta agar CFD tetap menarik bagi pedagang maupun pengunjung.

Untuk menjaga keramaian, CFD Trenggalek juga rutin diisi hiburan dan aktivitas olahraga seperti senam STI Ceria, senam tera, live music, hingga pertunjukan tari.

“Semoga saja terus berada diatas 100 juta, untuk menarik pengunjung kami menghadirkan hiburan dan olahraga seperti senam STI ceria, live music, senam tera, tarian-tarian dan lainnya,” ungkap Nurun.

Meski begitu, seluruh hiburan tersebut berjalan tanpa dukungan anggaran khusus dari pemerintah. Kegiatan tetap berlangsung berkat partisipasi sukarela para komunitas dan pengisi acara.

Kabar Trenggalek - Ekonomi

Editor: Zamz