Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Login ke KBRTTulis Artikel
ADVERTISEMENT
SABGamehouse

Hari Jadi ke-831 Trenggalek: Angkat Filosofi Pohon Aren yang Sarat Makna

  • 30 Aug 2025 08:00 WIB
  • Google News

    KBRT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mulai melangsungkan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Jadi ke-831 tahun 2025. Perayaan kali ini disebut berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, baik dalam prosesi maupun tema yang diusung.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Sunyoto, menyampaikan bahwa rangkaian acara digelar lebih awal. Prosesi utama tetap berlangsung pada 31 Agustus. 

    Namun, tahun ini ada tambahan kirab di Desa Karangrejo dan Desa Kamulan, di mana Bupati akan mengantarkan pusaka ke wilayah tersebut.

    “Nanti diharapkan Pak Bupati bisa dijemput di perbatasan desa untuk kemudian bareng-bareng dengan masyarakat menuju balai desa. Begitu yang di Karangrejo maupun di Kamulan,” terang Sunyoto.

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    Terkait tema, Sunyoto menjelaskan bahwa peringatan kali ini mengambil filosofi tumbuhan aren, khususnya kolang-kaling, yang dijadikan motif utama batik Hari Jadi. Menurutnya, kolang-kaling menjadi simbol pentingnya sikap eling.

    “Kolang-kaling itu perlambang bahwa kita sebagai manusia harus tetap eling. Eling pada siapa yang menciptakan kita, eling pada orang tua, eling pada guru. Kadang-kadang kita celaka karena lupa sesuatu. Jadi nilai eling ini sangat penting,” jelas Sunyoto.

    Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menuturkan perayaan tahun ini tidak ada persiapan khusus, melainkan melanjutkan tradisi seperti sebelumnya. Namun, tema yang dipilih mengandung filosofi mendalam, yakni neng-ning-nang.

    “Orang yang sudah lahir itu sudah jumeneng (diciptakan). Kalau sudah jumeneng diharapkan bisa bening (bersih atau suci), sehingga nanti bisa ketemu wenang (menang). Sebenarnya itu konsep sangkan paraning dumadi, jadi kita tahu lahir untuk apa, hidup untuk apa, dan kembalinya nanti ke mana,” ungkapnya.

    Kawan Pembaca, Terimakasih telah membaca berita kami. Dukung Kabar Trenggalek agar tetap independen.

    Kabar Trenggalek - Peristiwa

    Editor:Lek Zuhri