TRENDING

Inilah Sosok Pencetus Nama Indonesia, Ternyata Orang Eropa

Terbit:

Kabar Trenggalek Meskipun kita mengaku sebagai Bangsa Indonesia, akan tetapi, bisa saja kita belum mengetahui asal mula mengapa negara kita disebut Indonesia. Serta, siapa pencetus nama Indonesia?

Secara umum kita mengenal bahwa kata Indonesia berasal dari dua suku kata. Yaitu kata “indus” yang merujuk pada sungai indus di India dan kata “nesos” atau “nesie” yang dalam bahasa Yunani berarti pulau. Dari dua kata inilah nama Indonesia terbentuk yang mempunyai arti wilayah “kepulauan india” atau kepulauan yang berada di wilayah hindia.

advertisement

Awal mula dikenalnya nama “Indonesia” ini dalam ruang publik adalah saat George Samuel Windson Earl (orang Inggris) menulis Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA) tahun 1850. Sebuah majalah yang membahas tentang kehidupan penduduk asli Australia dan Melayu-Polinesia.

Dalam tulisannya yang berjudul, “On The Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations”, Earl menawarkan dua nama yaitu “Indu-nesians” dan “Malayunesians” untuk menyebut orang-orang yang tinggal di kepulauan Hindia.

Earl sendiri memilih nama Malayunesia. Selain karena dirasa tepat, istilah itu lebih memberikan penghargaan pada orang-orang Melayu yang telah menjelajah seluruh kepulauan sebelum orang-orang Eropa.

Kemudian di majalah yang sama, James Richardson Logan (orang Skotlandia), kepala redaksi majalah itu, dalam tulisan yang berjudul “The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders”, memilih menggunakan nama “Indonesia” sebagai sebutan untuk kepulauan Hindia yang diapit benua Asia dan Australia.

Earl dan Logan, pencetus nama Indonesia
Earl dan Logan, pencetus nama Indonesia/Foto: Istimewa

Logam merupakan kolega Earl, bahkan junior Earl saat masih kuliah. Nama “Indonesia” dirasa Logan sangat cocok dibanding “Indu-nesians” dan “Malayunesians” yang sebelumnya dicetus oleh Earl.

Logan hanya mengganti huruf ‘U’ diganti huruf ‘O’ pada “Indu-nesians” sehingga menjadi Indonesia. Nama Indonesia sendiri berasal dari bahasa Yunani, ‘Indo’ dan ‘Nesie’ yang artinya kepulauan Hindia.

Nama “Indonesia” yang dipilih oleh Logan ini semakin populer saat seorang ilmuwan Jerman yaitu Adolf Bastian, Guru Besar Etnologi di Universitas Berlin, memopulerkan nama Indonesia di kalangan sarjana Belanda dalam bukunya berjudul “Indonesien; Oder Die Inseln Des Malayischen Archipel” yang terbit pada tahun 1884.

advertisement

Dari titik inilah, nama Indonesia dikenal publik. Melalui para anak bangsa yang sedang belajar di benua Eropa dan para golongan nasionalis, nama Indonesia selain digunakan untuk identitas kebangsaan, juga dijadikan ekspresi politik untuk melawan kolonialisme Belanda.

Anak bangsa yang pertama menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat atau yang lebih dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara. Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913, Beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

advertisement

TERBARU

SIM Bentuknya Kartu tapi Disebut Surat, KK Bentuknya Surat tapi Disebut Kartu, Kenapa Bisa Gitu?

Kabar Trenggalek - Bukan karena kurang kerjaan, tetapi bagi kita sebagai masyarakat yang teliti,...

Pemilu 2024, PKS dan NasDem Pasang Badan Soal Dapil Trenggalek Berubah

Kabar Trenggalek - Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang sudah mendapat perhatian dari partai...

7 Bunga yang Mengeluarkan Aroma Harum saat Malam Hari, Salah Satunya Sering Dijumpai di Pemakaman

Kabar Trenggalek - Untuk menghiasi rumah, kebanyakan orang akan menanam tumbuhan. Entah di depan...

TOPIK TERKAIT