TRENDING

Pemilik Motor 250cc Keatas Harus Membuat SIM CI dan CII, Ini Syaratnya

Terbit:

Kabar Trenggalek – Pemilik kendaraan bermotor roda 2 dengan kapasitas mesin 250 cc keatas dan kendaraan listrik dengan kapasitas yang sama, nantinya tidak lagi menggunakan SIM C biasa.

Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 menyatakan, ada tiga jenis SIM C bagi pemilik motor, yaitu SIM C biasa, SIM CI, dan SIM CII.

advertisement

Dalam aturan tersebut dijelaskan, SIM C berlaku untuk mengemudikan motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc. SIM CI berlaku untuk mengemudikan motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc atau kendaraan sejenis yang menggunakan daya listrik.

Baca: Memperpanjang SIM Bisa Pakai HP, Berapa Biayanya?

Bila kapasitas motor yang Anda miliki di atas 500 cc, maka wajib memiliki SIM CII yang diperuntukkan bagi pengendara motor mesin di atas 500 cc atau kendaraan sejenis dengan daya penggerak utamanya adalah listrik (motor listrik).

Untuk bisa memiliki SIM CI dan SIM CII, pengendara tidak bisa langsung mengajukan permohonan pembuatan. Disebutkan bahwa, untuk bisa memiliki SIM CI, pemohon harus memiliki SIM C biasa yang telah digunakan selama 12 bulan sejak SIM C diterbitkan.

Begitu juga untuk pembuatan SIM CII, pemohon harus sudah memiliki SIM CI yang sudah digunakan selama 12 bulan sejak SIM CI diterbitkan.

Baca: Memperpanjang SIM Semakin Mudah, Ini Penjelasan Korlantas Polri

Selain itu, masih ada beberapa persyaratan lainnya, seperti minimal umur. Dalam pembuatan SIM CI pemohon harus berusia minimal 18 tahun dan pemohon SIM CII usia minimalnya adalah 19 tahun.

advertisement

Selain syarat administrasi, untuk mendapatkan SIM CI dan CII pemohon juga wajib lulus ujian teori, keterampilan melalui simulator, dan juga praktik. Jika ujian simulator belum tersedia, pemohon akan dinyatakan lulus cukup dengan ujian teori dan praktik.

Ujian teori dinyatakan lulus jika pemohon mendapatkan nilai paling rendah 70. Bila dinyatakan tidak lulus, pemohon akan diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulang maksimal sebanyak dua kali dalam kurun waktu 14 hari kerja terhitung 1 hari setelah pernyataan tidak lulus.

Untuk ujian praktik, pemohon akan melakukan ujian di lapangan ujian praktik atau lokasi yang sudah ditentukan. Untuk kendaraan yang digunakan pun akan disesuaikan dengan kapasitas mesin sesuai dengan permohonan pembuatan SIM.

advertisement

TERBARU

Indikasi Perkawinan Anak di Trenggalek Menurun, Pemkab: Jangan Terlena

Kabar Trenggalek - Indikasi perkawinan anak di Trenggalek menurun. Nafas lega itu tak boleh...

AMD Rilis Ryzen 7020 Series untuk Mobile dengan Performa Unggul

Kabar Trenggalek - AMD resmi merilis jajaran baru Ryzen 7020 Series dan Athlon 7020...

11 Fakta Unik Anya Forger dalam Anime SPYx FAMILY

Kabar Trenggalek ā€“ Anya Forger adalah salah satu tokoh utama di anime SPY x...

TOPIK TERKAIT