Berita Terkait

Update Terkini Kondisi Jaringan Telekomunikasi Pasca Erupsi Gunung Semeru

Kabar Trenggalek – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkap kondisi terkini jaringan telekomunikasi di sekitar wilayah yang terdampak erupsi Gunung Semeru, Selasa (07/12/2021).

Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo.

- Advertisement -

Akibat erupsi Gunung Semeru aliran listrik di area terdampak bencana padam dan mengakibatkan Base Transceiver Station (BTS) tidak beroperasi.

Sebagian besar operator seluler juga tidak dapat digunakan, ini disebabkan putusnya kabel jaringan telekomunikasi/backbone beberapa operator seluler yang tertimpa jembatan runtuh.

Baca JugaUpdate Terkini Korban Erupsi Gunung Semeru: 22 Meninggal Dunia dan 27 Belum ditemukan

- Advertisement -

Untuk itu, lanjut Dedy, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate telah memerintahkan jajaran di Kementerian Kominfo untuk melakukan langkah-langkah cepat untuk memastikan kualitas jaringan telekomunikasi di sekitar Gunung Semeru.

“Menkominfo juga mendorong para penyelenggara layanan untuk melakukan tindak lanjut yang diperlukan sehubungan dengan kejadian Erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu 4 Desember 2021,” terangnya saat konferensi pers, Senin (06/12/2021).

Baca JugaAkses Listrik Mati karena Erupsi Gunung Semeru, PLN Angkat Bicara

Sampai tanggal 6 Desember 2021 pukul 10.30 WIB, beberapa operator telekomunikasi mengalami kendala jaringan akibat tidak beroperasinya beberapa site BTS, yakni:

1. Indosat sebanyak 8 site BTS,
2. XL Axiata sebanyak 4 site BTS dan
3. Smartfren sebanyak 7 site BTS.
4. Sebanyak 10 site BTS milik Telkomsel juga sempat mengalami offline namun saat ini telah kembali beroperasi.

Adapun beberapa operator seluler yang sampai sekarang mengalami kendala jaringan akibat putusnya backbone adalah XL Axiata untuk jalur yang menghubungkan hut (pelindung kabel) Pasirian dan hut Pagedangan serta Biznet untuk jalur backbone sisi selatan Malang sampai dengan Lumajang.

Baca JugaBaznas Trenggalek Kirimkan Bantuan Tenaga untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Sebanyak 2 ruas kabel Telkom juga terputus namun telah dilakukan pengalihan/rerouting ke ruas lainnya sehingga layanan secara umum telah kembali normal per 5 Desember 2021.

Selain itu, jaringan backup backbone milik operator Fiberstar juga terdampak namun kini telah dimitigasi dengan menggunakan link Huawei Malang – Surabaya.

Dedy mengatakan, saat ini sedang dilakukan tindakan mitigasi berupa penyiapan genset untuk menghidupkan kembali BTS yang mati.

Baca JugaGunung Semeru Jawa Timur Meletus, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

“Untuk jalur backbone yang putus, para operator seluler tengah mencari backup jaringan yang tersedia dan jalur alternatif lainnya yang terdekat dengan jalur eksisting sebagai penyalur jaringan komunikasi lainnya,” kata dia.

Kementerian Kominfo akan terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk segera melakukan pemulihan terhadap site seluler yang masih belum beroperasi dan rerouting backbone yang terputus sehingga layanan telekomunikasi dapat digunakan kembali secara normal oleh masyarakat sekitar.

- Advertisement -

Berita Baru

sponsor