BerandaNewsPolitikRencana Boyong Prasasti Kamulan, Pemkab Trenggalek: Prosesnya Masih Panjang

Rencana Boyong Prasasti Kamulan, Pemkab Trenggalek: Prosesnya Masih Panjang

Terbit:

advertisement
Rencana Boyong Prasasti Kamulan, Pemkab Trenggalek: Prosesnya Masih Panjang
KABARTRENGGALEK.com  Niat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek membawa Prasasti Kamulan ke Bumi Menak Sopal tidak semudah yang dibayangkan (21/06). Pasalnya, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan untuk menyimpan benda cagar budaya tersebut di Trenggalek. Alasannya, tak lain karena Prasasti Kamulan tersebut kini merupakan benda cagar budaya yang tercatat dalam registrasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim).
Sehingga, perlu langkah persiapan secara matang. Seperti kelengkapan dokumen untuk membawanya ke Trenggalek. Selain itu, Pemkab Trenggalek perlu menyiapkan tempat untuk penyimpanan, dengan berbagai persyaratan tertentu. Tujuannya, tetap melestarikan benda warisan leluhur tersebut. 
“Karena itu prosesnya masih panjang, pertemuan kami di Tulungagung kemarin (17/06) merupakan langkah awal pembahasan untuk itu,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Sunyoto.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menjelaskan, Prasasti Kamulan adalah milik BPCB Jatim yang ditempatkan di Museum Wajakensis Kabupaten Tulungagung dengan Nomor Registrasi 058/TLA/1996.
Untuk itu, dia menyarankan agar permintaan prasasti tersebut ditujukan kepada BPCB Jatim. “Prasasti Kamulan yang berstatus benda milik BPCB Jatim memang berada di sini,” katanya seperti dikutip dari Instagram resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung.
Sebagai informasi, keluarnya Prasasti Kamulan diperuntukkan daerah yang berada di wilayah kekuasaan Katandan Sakapat. Daerah ini sekarang bernama berada di Kalangbret, Kecamatan Kauman, Tulungagung. Dengan kata lain, pada waktu dikeluarkannya prasasti oleh Kertajaya, daerah Kamulan dan sekitarnya masih termasuk wilayah Kalangbret, Tulungagung.
Penanggalan dalam prasasti Kamulan, 31 Agustus 1194 M, menjadi landasan penentuan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. Hal tersebut dikarenakan daerah Kamulan sudah masuk Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan catatan yang ada sampai sekarang, Prasasti Kamulan merupakan prasasti pertama yang dikeluarkan oleh Kertajaya setelah menjadi Maharaja Panjalu Kadiri.
advertisement

Berita Baru

Atasi Tindak Pemalsuan, Korlantas Polri Akan Terbitkan BPKB Elektronik

Kabar Trenggalek - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan segera menerbitkan Buku Pemilik Kendaraan...

Pemilik Motor 250cc Keatas Harus Membuat SIM CI dan CII, Ini Syaratnya

Kabar Trenggalek - Pemilik kendaraan bermotor roda 2 dengan kapasitas mesin 250 cc keatas...

Polisi Sikat Tujuh Tersangka Pelaku Kejahatan di Trenggalek

Kabar Trenggalek - Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menggelar operasi Sikat Semeru 2022. Dalam operasi...

Viral Hari ini

Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan SSSTikTok, Mudah Tanpa Ribet

Kabar Trenggalek - Aplikasi media sosial (medsos) terbaru seperti TikTok membuat masyarakat banyak menyebar...

Berita Terkait