KPU Trenggalek Teken 587.666 Daftar Pemilih Tetap

KPU Trenggalek teken daftar pemilih tetap/Foto: Raden Zamz (Kabar Trenggalek)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek resmi teken Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Penyusunan DPT tersebut dimulai pasca Kemendagri menurunkan DP4.

Pleno yang berlangsung di salah satu rumah makan di kota Trenggalek dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Trenggalek. Masukan secara lisan maupun tertulis penyusunan DPT dari Bawaslu mencapai 421.

Indra Setiawan, Komisioner KPU Trenggalek Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, menerangkan DPT Pemilu 2024 yang ditetapkan saat ini mengalami penurunan yang signifikan pasca sinkronisasi DP4 yang diproses beberapa tahapan DPS, DPSHP hingga DPT.

“Ada penurunan yang signifikan, dari DP4 589 ribu dan saat ini di DPT 587 ribu. Penurunan hingga 3 ribu. Penyebab karena adanya dinamika kependudukan di Trenggalek,” terang Indra saat dikonfirmasi sejumlah awak media.

Dinamika itu di antaranya, ada banyak warga pada tahapan Coklit sampai dengan DPT banyak yang pindah keluar. Katanya, seperti merantau menjadi buruh Migran, pernikahan di luar Kabupaten, kegandaan antar Provinsi, dan Luar Negeri.

“Paling banyak adalah kematian. Dengan adanya dinamika demikian, tentu harus kami keluarkan dari daftar pemilih yang ada di Trenggalek,” tegas pria kelahiran Kecamatan Watulimo itu.

Indra mengaku, data pemilih yang ditetapkan menjadi DPT masih dinamis fan akan berubah. Dirinya mencontohkan bisa jadi pasca pleno DPT bakal ada perubahan. Menghadapi demikian dirinya mengaku masih ada proses DPTB.

Dari data yang diterima Kabar Trenggalek, DPT sebanyak 587.666 dengan total rincian secara gender sebanyak 293.542 pemilih laki laki dan pemilih perempuan sebanyak 294.124. Dengan total 2321 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kalau dibandingkan dengan Pemilu 2019 dan Pemilu 2024 ada pergerakan kenaikan pemilih sebanyak 0.4 persen. Pada tahun 2019 sebanyak 579 ribu DPT dan Pemilu 2024 dengan daftar pemilih 587 ribu,” tandasnya.

Artikel terkait