Berita Terkait

Hari Pertama Seleksi Kompetensi Dasar, Puluhan Peserta CPNS Trenggalek Tak Hadir

Kabar Trengalek Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Trenggalek, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru, memasuki hari pertama. SKD CPNS Trenggalek diselenggarakan di Hotel Crown Victoria, Tulungagung. Kegiatan di hari pertama ini diwaranai dengan puluhan peserta yang tidak hadir, Kamis (07/10/2021).

Menurut catatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Teenggalek, Eko Junianti, peserta yang tidak hadir dalam sesi pertama yaitu 32 peserta, sesi kedua 14 peserta, dan sesi ketiga 14 peserta.

- Advertisement -

Jumlah total peserta SKD yaitu 2.736 peserta, sengan rincian 2.460 peserta seleksi CPNS dan 276 peserta seleksi PPPK Non Guru.

Baca juga: Live Score Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Trenggalek 2021

“Tes SKD CPNS dan PPPK Non Guru Kabupaten Trenggalek digelar selama enam hari, yakni pada 6 sampai 11 Oktober 2021,” ujar Eko.

- Advertisement -

Tahun ini, ada formasi untuk CPNS sebanyak 254 orang, kemudian PPPK Non Guru 160 orang. Kegiatan SKD formasi tahun 2021 sedikit lebih lama dibanding SKD formasi tahun 2020 lalu.

“Prosesnya tidak sama dibandingkan dengan tahun kemarin yang prosesnya dilaksanakan sebelum masa pandemi. Sehingga perhari bisa 5 sesi. Sedangkan di masa pandemi kita dibatasi maksimal hanya 3 sesi. Per sesinya sendiri itu 200 orang, sehingga 1 hari kita hanya menyeleksi 600 orang,” jelas Eko.

Baca juga: Peserta Seleksi Kompetensi PPPK Non-Guru Trenggalek Harus Sudah Vaksin Dosis 2

Kegiatan seleksi CPNS dan PPPK Non Guru di Trenggalek tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Eko mengatakan, syarat dalam seleksi kompetensi PPPK Non-Guru yaitu sudah melaksanakan vaksinasi dosis kedua, dan wajib menyertakan rapid tes antigen. Syarat ini diberlakukan untuk mencegah penularan Covid-19 dalam kegiatan tersebut.

“Untuk beberapa yang belum melakukan vaksin, kami sudah lakukan koordinasi dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) untuk segera di vaksin. Dan juga rapit test antigen akan kami fasilitasi,” jelas Eko.

“Kalau nanti ada peserta yang positif Covid-19, kami akan ikutkan ujian susulan,” tambahnya.

- Advertisement -

Berita Baru

sponsor