Berita Terkait

Pelajar Bakar Hasduk Hizbul Wathan, Ketua HW Trenggalek Layangkan Aduan ke Pihak Berwajib

Kabar Trenggalek Buntut dari viralnya video pembakaran setangan leher atau hasduk Hizbul Wathan di media sosial (medsos), Ketua Kwarda Hizbul Wathan Trenggalek, Eko Santoso melayangkan aduan ke pihak berwajib, Sabtu (25/12/2021).

Saat dikonfirmasi, Eko membenarkan aduan yang dilayangkan ke pihak berwajib, bahwa aduan sudah masuk pada hari Jumat (24/12/2021) kemarin.

- Advertisement -

“Karena ini menyangkut organisasi otonom Muhammadiyah, untuk mendalami atas motif viralnya pembakaran hasuduk HW [Hizbul Wathan] itu, biar ditangani pihak berwajib,” terang Eko.

Baca juga: Bus Jaya Oleng Tabrak Rumah Warga Trenggalek, Para Penumpang Alami Luka

Ketika ditanya soal tindakan setelah melayangkan aduan, Eko tidak mau berandai-andai. Ia sudah mempercayakan semuanya kepada pihak berwajib.

- Advertisement -

“Saya tidak mau berandai-andai dulu, biar berjalan sesuai hukum yang berlaku. Meskipun kami membuat aduan kepada pihak berwajib, kami juga menyediakan LBH [Lembaga Bantuan Hukum] yang akan mendampingi terduga pelaku. Karena dari video, pembakar masih usia pelajar” tegas Eko.

Viral Hasduk Dibakar, Ketua Hizbul Wathan Trenggalek akan Adukan Pelaku ke Pihak Berwajib
Ketua Hizbul Wathan Trenggalek, Eko Susanto, saat ditemui di ruang kerjanya/Foto: Kabar Trenggalek

Eko, menambahkan bahwa langkah-langkah LBH yang akan mendampingi terduga pelaku nanti sudah dikoordinasikan secara matang.

Baca juga: Video Bakar Hasduk Hizbul Wathan Viral di Media Sosial, Diduga Pelaku Masih Pelajar

“Masalah pendampingan, sudah saya bicarakan teknisnya kepada LBH. Biar LBH nanti yang menjalankan semestinya,” ujar Eko Susanto.

Sebelumnya, Video viral berdurasi 22 detik pada Kamis, (23/12/2021) Dalam video yang tersebar di medsos itu, para pembakar mengungkapkan kata-kata di depan kamera dengan nada yang terkesan provokatif.

Ngebong le, ngebong [hasduk] tek e cah MTs [Madrasah Tsanawiyah] (Bakar nak, bakar hasduk miliknya anak MTs),” kata salah satu pembakar mengatakan hal itu sambil menunjukkan hasduk Hizbul Wathan yang dibakar.

Pembakar yang lain mengatakan di depan kamera, bahwa dirinya siap dikeroyok seakan-akan menantang berkelahi.

Kroyokan bos, panggah wani kendel cah kene (keroyokan bos, tetap berani anak sini)”, ujar pembakar sambil mengangkat jari tengah.

Pembakar itu menambahkan kata-kata “Sepele andak cah kene ae,” yang artinya “Sepele, hanya orang sini saja”.

- Advertisement -

Berita Baru

sponsor