BerandaNewsLingkunganAkibat Hujan Deras, Tanah Longsor Menjebol Rumah Warga di Kecamatan Munjungan

Akibat Hujan Deras, Tanah Longsor Menjebol Rumah Warga di Kecamatan Munjungan

Terbit:

advertisement

Kabar Trenggalek Hujan deras pada Rabu 17 November 2021 mengakibatkan tanah longsor di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Tanah longsor itu menjebol tembok kamar mandi warga Munjungan, Kamis (18/11/2021).

Tanah longsor itu disebabkan oleh hujan deras yang terjadi mulai pukul 16.00 WIB di Kecamatan Munjungan. Kemudian, pukul 19.30 WIB, terjadi tanah longsor akibat hujan deras.

advertisement

Tanah longsor di Kecamatan Munjungan terjadi di dua dusun, yaitu Dusun Sarubasan dan Dusun Ponggok. Kedua dusun itu berada di Desa Besuki, Kecamatan Munjungan.

Tanah longsor di Desa Besuki menutup akses jalan Munjungan-Kampak
Tanah longsor di Desa Besuki menutup akses jalan Munjungan-Kampak/Foto: Dokumentasi warga Munjungan

Baca juga: Dampak Tambang Emas, Warga Kampak Harus Siap Hadapi Tanah Longsor dan Banjir Skala Besar

Di Dusun Sarubasan RT 24, 25, RW 04, tanah longsor dengan tinggi 6 meter dan panjang 8 meter menutup total akses Jalan Munjungan – Kampak. Akibatnya, kendaraan roda 2 dan roda 4 tidak bisa melalui Jalan Munjungan Kampak.

advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB), Babinsa Desa Besuki dan masyarakat melakukan upaya pembersihan material tanah longsor.

Menurut laporan BPBD Trenggalek, tidak ada kerugian personil dari tanah longsor di Kecamatan Munjungan.

Tanah longsor menjebol tembok kamar mandi rumah warga Desa Besuki
Tanah longsor menjebol tembok kamar mandi rumah warga Desa Besuki/Foto: Dokumentasi warga Munjungan

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Akibatkan Dua Kecamatan di Trenggalek Banjir

BPBD Trenggalek dan Babinsa Desa Besuki mengimbau kepada warga pengguna jalan untuk berhati hati dan memberi tanda disekitar lokasi.

advertisement

Sedangkan di Dusun Ponggok, tanah longsor menjebol tembok kamar mandi milik Soiran, warga RT 18 RW 03. Tanah longsor dengan panjang 7 meter dan tinggi 5 meter itu menjebol tembok kamar mandi milik Soiran pukul 07.00 WIB, Kamis 18 November 2021.

Atas bencana tanah longsor ini, TRC PB, Relawan BPBD, Babinsa Desa Besuki, BKTM, Pemerintah Desa Besuki, beserta masyarakat meninjau lokasi dan melaksanakan kerja bakti membersihkan material tanah longsor.

Info Peringatan Dini 3 Harian Jawa TimurFotoBMKG Juanda
Info Peringatan Dini 3 Harian Jawa Timur/Foto: BMKG Jawa Timur

Baca juga: Warga Kampak dan Watulimo Bersolidaritas Tolak Tambang Emas Trenggalek

Berbagai bencana yang terjadi di Kabupaten Trenggalek sudah diperingatkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur. Informasi itu disampaikan BMKG Jawa Timur melalui unggahan instagram @infobmkgjuanda.

BMKG Jawa Timur melaporkan, dalam Peringatan Dini Cuaca Jawa Timur tanggal 16 November 2021, Kabupaten Trenggalek masuk dalam kategori banjir level siaga. Kabupaten Trenggalek masuk kategori banjir level siaga pada siang sampai sore hari.

Menurut peringatan BMKG Jawa Timur, dua hari ke depan yaitu tanggal 18 dan 19 November 2021, Kabupaten Trenggalek masuk kategori banjir level waspada. Masyarakat Trenggalek juga dihimbau waspada dengan curah hujan sedang-tinggi disertai petir dan angin kencang.

advertisement

Berita Baru

Ramai Tolak Tambang Emas Trenggalek di Akun Twitter Emil Dardak, Ini Duduk Perkaranya

Kabar Trenggalek - Suara tolak tambang emas Trenggalek sempat ramai di twitter @EmilDardak, milik Emil...

Dituding Langgar Administrasi, KPU Trenggalek Tepis Gugatan Bawaslu 

Kabar Trenggalek - Cekcok pemahaman Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2022...

Di Balik Keindahan Alam Perkebunan Dilem Wilis Trenggalek, Ternyata Ada Kendala Pengembangan

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek memiliki berbagai spot yang eksotis untuk menjadi tujuan wisata...

Viral Hari ini

Anggaran Mepet, Dishub Trenggalek Pilah Program Prioritas Masyarakat

Kabar Trenggalek - Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek sementara waktu harus puasa anggaran APBD. Pasalnya,...

Berita Terkait