TRENDING

Wabup Trenggalek Galang Dukungan Perjuangan Menjaga Kelestarian Alam dari Ancaman Eksploitasi

Terbit:

Kabar Trenggalek Berbagai peristiwa bencana alam terus melanda Kabupaten Trenggalek dalam kurun waktu bulan Oktober hingga November 2022. Berbagai upaya dilakukan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek untuk menangani bencana, Minggu (20/11/2022).

Upaya itu salah satunya seperti yang dilakukan Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara. Ia berupaya menggalang dukungan kepada masyarakat luas untuk menjaga kelestarian alam di Trenggalek. Syah menyampaikan hal itu dalam pentas seni di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

advertisement

Pada kesempatan itu, Syah sekaligus memohon doa serta dukungan semua pihak atas musibah bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini. Bencana itu mulai dari banjir, tanah longsor, tanah gerak, yang sampai hari ini penanganannya belum selesai 100%.

Aksi doa bersama untuk keselamatan Trenggalek dari bencana
Aksi doa bersama untuk keselamatan Trenggalek dari bencana tambang emas PT SMN/Foto: Kabar Trenggalek

Baca: Lokasi Pertama Tambang Emas PT SMN Dilanda Longsor, 8 Rumah Tertimpa Tanah

“Maka dari itu kami mohon doanya, dukungannya kepada semuanya yang malam ini hadir untuk kita sama-sama berdoa dan melakukan hal-hal yang terbaik untuk Kabupaten Trenggalek, sehingga Kabupaten Trenggalek bisa bangkit dan bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Syah.

Syah juga menggalang dukungan kepada semua pihak untuk mewujudkan Kabupaten Trenggalek yang meroket. Utamanya saat ini adalah dalam hal menjaga ekosistem yang ada.

“Kita tahu betul bagaimana dampaknya ketika ekosistem, alam kita, lingkungan kita tidak kita jaga dengan baik, salah satunya seperti kita ketahui bersama bencana yang terjadi di Kabupaten Trenggalek. Sehingga kita tidak berharap hal tersebut menjadi kejadian yang berulang setiap tahun,” ucap Mas Syah.

“Maka dari itu, kami mohon dukungan agar kami yang ada di Pemkab Trenggalek diberi kekuatan lahir dan batin untuk memperjuangkan dan menjaga kelestarian alam di Trenggalek dari berbagai macam bentuk eksploitasi yang bisa merugikan masyarakat,” tambah Syah.

advertisement

TERBARU

SIM Bentuknya Kartu tapi Disebut Surat, KK Bentuknya Surat tapi Disebut Kartu, Kenapa Bisa Gitu?

Kabar Trenggalek - Bukan karena kurang kerjaan, tetapi bagi kita sebagai masyarakat yang teliti,...

Pemilu 2024, PKS dan NasDem Pasang Badan Soal Dapil Trenggalek Berubah

Kabar Trenggalek - Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang sudah mendapat perhatian dari partai...

7 Bunga yang Mengeluarkan Aroma Harum saat Malam Hari, Salah Satunya Sering Dijumpai di Pemakaman

Kabar Trenggalek - Untuk menghiasi rumah, kebanyakan orang akan menanam tumbuhan. Entah di depan...

TOPIK TERKAIT