TRENDING

Tiga Makanan yang Harus Dihindari oleh Pengidap Anemia

Terbit:

Kabar Trenggalek Anemia merupakan sebutan untuk penyakit kurang darah. Anemia merupakan kondisi ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup.

Ada makanan yang bisa membantu pengidap anemia sembuh, tapi ada juga makanan yang harus dihindari oleh pengidap anemia.

advertisement

Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah atau tidak berfungsinya sel darah merah di dalam tubuh. Hal itu menyebabkan aliran oksigen berkurang ke organ tubuh.

Orang yang mengalami Anemia, biasanya menunjukkan gejala sepert kelelahan, kulit pucat, sesak napas, pusing, limbung, atau detak jantung cepat. Tapi, untuk memastikan orang itu mengalami Anemia, maka perlu diagnosis utama oleh dokter.

Pengobatan Anemia tergantung pada diagnosis utama. Suplemen zat besi dapat digunakan untuk kekurangan zat besi. Suplemen vitamin B dapat digunakan untuk kadar vitamin rendah.

Selain itu, transfusi darah dapat digunakan untuk kehilangan darah. Obat untuk mendorong pembentukan darah dapat digunakan jika produksi darah tubuh berkurang.

Orang yang mengalami anemia perlu menghindari makanan tertentu yang bisa menghambat proses penyembuhan. Dikutip dari HelloSehat, berikut tiga makanan yang harus dihindari oleh pengidap anemia:

1. Makanan yang Mengandung Tanin

Kopi hitam
Kopi hitam/Foto: Pixabay

Tanin adalah zat alami yang ditemukan dalam banyak sumber makanan nabati, seperti teh hitam dan teh hijau, kopi, anggur, sorgum, serta jagung.

Minum kopi diketahui dapat menyebabkan penyerapan zat besi terhambat.

advertisement

Sebuah kajian yang dilansir di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa satu cangkir kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 39 persen.

Penelitian lain juga membuktikan bahwa meminum satu bungkus kopi instan dapat mengurangi penyerapan zat besi 60-90 persen.

Bila memiliki anemia, sebisa mungkin hindari makanan dan minuman yang mengandung tanin.

2. Makanan yang Mengandung Gluten

Gandum hitam
Gandum hitam/Foto: Pixabay

Bagi Anda yang memiliki anemia dan penyakit Celiac secara bersamaan, hindari makan makanan yang mengandung gluten.

Bagi orang dengan penyakit Celiac, gluten dapat merusak lapisan dinding usus sehingga mencegah nutrisi seperti folat dan zat besi diserap oleh tubuh.

Gluten umumnya ditemukan dalam gandum hitam.

3. Makanan yang Mengandung Fitat

Kedelai
Kedelai/Foto: Pixabay

Fitat atau phytic acid adalah zat yang ditemukan pada makanan tinggi serat, seperti beras merah. Fitat memiliki sifat menghambat penyerapan zat besi.

Menurut Linus Pauling Institute, 5-10 mg fitat saja sudah dapat menghambat penyerapan zat besi hingga 50 persen.

Jadi, Anda harus menghindari makanan mengandung fitat untuk mencegah ini untuk mencegah gejala anemia bertambah buruk.

Beberapa contoh makanan tinggi fitat antara lain kacang almon, gandum utuh, biji bunga matahari, dan kacang-kacangan tertentu, seperti kacang kedelai.

Sumber makanan tinggi fitat dapat meningkatkan risiko defisiensi zat besi dan zink.

Namun, Anda dapat menyiasatinya dengan merendam kacang atau butiran gandum selama beberapa saat dan menyangrai sebelum mengolahnya.

Atau Anda bisa mengonsumsi makanan tersebut bersamaan dengan makanan penambah darah seperti daging atau yang tinggi vitamin C.

advertisement

TERBARU

Siap-Siap, Ini Jadwal Pemadaman Listrik Trenggalek Besok di 11 Desa

Kabar Trenggalek - Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Trenggalek akan...

Otak Atik Tekan Inflasi di Trenggalek, Pasar Murah dan Bansos Jadi Andalan

Kabar Trenggalek - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berpikir...

Pohon Tumbang Trenggalek, Jalan Kecamatan Bendungan Tertutup

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini sering terjadi bencana. Seperti angin kencang yang...

TOPIK TERKAIT