TRENDING

Pernah Berwarna Merah-Putih, Kiswah Ka’bah Diganti Hari Ini

Terbit:

Kabar Trenggalek Kain penutup atau Kiswah Ka’bah biasanya rutin dilakukan setiap tanggal 9 Zulhijah atau bertepatan saat jemaah haji menjalani prosesi Wukuf di Arafah. Tapi mulai hari ini, akan berubah menjadi pada 1 Muharam 1444 Hijriah atau 30 Juli 2022.

Hal itu disampaikan oleh Asisten Wakil Sekretaris Majma’ Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka’bah Al-Musyarrafah Kerajaan Arab Saudi, Faris Al Mathrafi, saat menerima kunjungan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief.

advertisement

“Tahun ini, penggantian kiswah dilakukan pada 1 Muharram 1444 H. Ini kali pertama penggantian dilakukan 1 Muharram, atas perintah Raja Salman. Selanjutnya penggantian akan terus dilakukan pada 1 Muharram”, ucap Faris dari laman Kemenag RI tanggal Kamis 28 Juli 2022.

Selain itu, Faris Al Mathrafi juga menambahkan bahwa untuk jadwal pencucian Ka’bah tidak ada yang berubah, tetap akan dilakukan pada tanggal 15 Muharam seperti biasanya.

Perlu diketahui, Kiswah Ka’bah dibuat Majma’ Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka’bah Al-Musyarrafah. Di dalamnya, tergabung sekitar 220 orang yang bekerja dalam membuat Kiswah.

Setiap tahun biaya pembuatan Kiswah menghabiskan dana sekitar 25 juta Riyal Saudi. Hal jni dikarenakan Kiswah Ka’bah diproduksi dengan bahan yang paling mahal di dunia. Bahan-bahan tersebut meliputi 760 kg sutra Italia, serta 120 kg emas dan 100 kg perak dari Jerman.

Kiswah terdiri dari lima bagian. Masing-masing bagian berfungsi sebagai penutup sisi kabah berbentuk persegi, sedangkan bagian kelima merupakan tirai yang menutupi pintu masuk kabah.

Ilustrasi Kiswah Ka'bah era Abdullah bin Zubair
Ilustrasi Kiswah Ka’bah era Abdullah bin Zubair/Foto: Rumah Muslimin

Kiswah Ka’bah dihiasi dengan banyak sulaman. Selain sulaman yang membentuk tulisan beberapa ayat suci Al-Qur’an dan Asmaul Husna, juga terdapat sulaman tulisan Allahu Rabbi, Hasbiyallah, dan Allahu Rabbi.

Tulisan-tulisan tersebut disulam menggunakan khat (font) Tsulutsi. Pemilihan jenis khat ini selain dikarenakan jenis khat (font) ini merupakah jenis khat yang paling tua (digunakan sejak abad 3 H), Khat Tsulutsi juga dinilai sebagai yang paling bagus dan rumit. Tak ayal, wajar bila pembuatan Kiswah Ka’bah memakan waktu hingga mencapai 8 sampai 10 bulan.

advertisement

Dikutip dari halaman rumah-muslimin.com dalam sejarahnya, warna hitam bukanlah warna wajib yang harus dipakai dalam pembuatan Kiswah Ka’bah.

Pada zaman Jahiliyah, Ka’bah dihiasi dengan kain-kain dengan bermacam-macam warna. Hal itu dikarenakan orang-orang kaya dan para saudagar berlomba-lomba untuk memuliakan Ka’bah dengan kelambu terbaik.

Setelah Fathul Makkah Rasulullah memakaikan Ka’bah dengan Tsiyab Yamani (kain yang berasal dari Yaman berwarna garis-garis merah dan putih).

Kemudian setelah wafatnya Rasulullah, tepatnya pada masa kepemimpinan Khalifah Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina Umar, dan Sayyidina Utsman, Kiswah Ka’bah berganti dengan memakai kain Qibati, yaitu kain tipis berwarna putih tipis dari Mesir yang dibuat oleh orang-orang Koptik.

Pada tahun 64 H, saat Abdullah Bin Zubair menguasai kota Makkah, Beliau menghiasi Ka’bah dengan Kiswah yang terbuat dari sutra merah. Pada tahun 200 H, ketika Husain Bin Hasan Atthalibi menguasai Mekkah, Beliau memakaikan Ka’bah dengan 2 Kiswah sekaligus yang terbuat dari Sutra berwarna putih dan kuning.

Pada tahun 456 H, di zaman kekusaan Dinasti Fatimiyah, Sultan Malik Syah menghadiahkan untuk Ka’bah Kiswah yang terbuat dari Sutra berwana kuning.

Di era Dinasti Abbasiah berkuasa, Khalifah An-nashir mengganti Kiswah Ka’bah dengan Kiswah sutra berwarna hijau pada tahun 614 H. Dan pada tahun 622 H, Khalifah An-nashir mengganti lagi Kiswah Ka’bah dengan kain sutra berwarna hitam.

Mulai saat itu hingga sekarang warna kiswah Ka’bah tidak pernah dirubah-rubah lagi, hanya sekali saja Ka’bah dihiasi dengan Kiswah berwarna lain yaitu pada zaman kekuasaan raja Saud Bin Abdul Aziz. Pada tahun 1221 H, ia memakaikan Ka’bah dengan Sutra berwarna merah.

advertisement

TERBARU

Siap-Siap, Ini Jadwal Pemadaman Listrik Trenggalek Besok di 11 Desa

Kabar Trenggalek - Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Trenggalek akan...

Otak Atik Tekan Inflasi di Trenggalek, Pasar Murah dan Bansos Jadi Andalan

Kabar Trenggalek - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berpikir...

Pohon Tumbang Trenggalek, Jalan Kecamatan Bendungan Tertutup

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini sering terjadi bencana. Seperti angin kencang yang...

TOPIK TERKAIT