BerandaNewsEkonomiGubernur Jawa Timur Ungkap Penyebab Tingginya Harga Minyak Goreng

Gubernur Jawa Timur Ungkap Penyebab Tingginya Harga Minyak Goreng

Terbit:

advertisement

Kabar Trenggalek Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan penyebab harga minyak goreng yang meroket di pasaran, Rabu (09/02/2022).

Melalui keterangan tertulis, Khofifah menjelaskan ada keterlambatan pasokan minyak goreng dari distributor ke konsumen (masyarakat).

advertisement

“Selain karena tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng HET [Harga Eceran Tertinggi], juga karena terlambatnya pengiriman barang oleh distributor,” ujar Khofifah.

Saat mengunjungi Pabrik Minyak Goreng, PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Senin (07/02/2022), Khofifah mengatakan kelangkaan minyak goreng seharusnya tidak terjadi.

Baca juga: Inilah Harga Minyak Goreng Mulai 01 Februari 2022

advertisement

Khofifah menyebutkan, kapasitas produksi pabrik sebesar 62.000 ton per bulan dinilainya mampu memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat yang mencapai 59.000 ton/bulan. Artinya, terdapat surplus sebesar 3.000 ton.

Saat turun ke lapangan, Khofifah justru mendapati banyak toko-toko ritel modern yang juga tidak mendapatkan suplai minyak goreng bahkan sampai satu minggu.

Tentunya, kondisi ini semakin mempersulit masyarakat yang tidak bisa mendapatkan minyak goreng dengan HET Rp. 14 Ribu yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Solusi Harga Minyak Melambung, Warga Trenggalek Pilih Produksi Minyak Kelapa

advertisement

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi minyak goreng per 1 Februari 2022. Satu liter minyak goreng curah dihargai RP. 11.500.

Sementara, minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp. 13.500 per liter dan harga minyak goreng kemasan premium Rp. 14.000 per liter.

Berdasarkan pantauan harga melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskapebapo) harga untuk komoditas Minyak Goreng Bimoli Botol/Kemasan (sps) 1 Liter di Propinsi Jawa Timur tanggal 09 Februari 2022, dari 28 data kabupaten/kota yang masuk (total 38 kota/kabupaten), harga rata-rata Jawa Timur adalah Rp. 17.865.

Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Bojonegoro Rp. 21.000. Kemudian, harga rata-rata terendah di Kabupaten Ngawi, Kota Madiun Rp. 14.000.

advertisement

Berita Baru

Hari Jadi Jawa Timur ke-77, Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Melintasi Trenggalek

Kabar Trenggalek - Panji lambang Provinsi Jawa Timur dikirab melintasi 38 kabupaten/kota di Jawa...

5 Headset Affordable Terbaik untuk Desainer

Kabar Trenggalek - Bekerja sebagai desainer sangat membutuhkan fokus dan suasana yang nyaman. Biasanya...

Waduh, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Memaki dan Memaksa Sopir Truk Push Up, Mahfud MD Beri Komentar

Kabar Trenggalek - Waduh, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Memaki dan Memaksa Sopir Truk...

Viral Hari ini

5 Anime Fall Season 2022 yang Layak dan Wajib Ditonton

Kabar Trenggalek - Musim baru Anime Fall Season 2022 telah tiba dan selamat tinggal...

Berita Terkait