TRENDING

Viral Hasduk Dibakar, Ketua Hizbul Wathan Trenggalek akan Adukan Pelaku ke Pihak Berwajib

Terbit:

Kabar Trenggalek Video berdurasi 22 detik pembakaran setangan leher atau hasduk Hizbul Wathan viral di media sosial. Diduga, para pelaku pembakaran adalah pelajar di Trenggalek. Atas viralnya video itu, Ketua Kwarda Hizbul Wathan Trenggalek, Eko Susanto, menyatakan sikap, Kamis (23/12/2021).

Eko mengaku, dirinya kaget mengetahui beredarnya video pembakaran hasduk milik Hizbul Wathan. Ia masih mendalami motif para pelaku tersebut.

advertisement

“Kami kaget melihat viralnya video itu yang diduga dilakukan oleh pelajar di Trenggalek. Saat ini masih saya dalami motifnya,” jelas Eko saat dikonfirmasi.

Baca juga: Video Bakar Hasduk Hizbul Wathan Viral di Media Sosial, Diduga Pelaku Masih Pelajar

Menurut Eko, setelah mempelajari motif para pelaku, dia akan melakukan pengaduan ke pihak berwajib. Pengaduan ini dikarenakan pembakaran hasduk itu menyangkut almamater Hizbul Wathan, organisasi otonom yang ada di Muhammadiyah.

“Nanti akan ada aduan kepada pihak berwajib, saya juga sudah menyusun draft [susunan] laporannya, dan nanti biar hukum yang berjalan semestinya,” ungkap Eko.

Selain menyiapkan aduan kepada pihak berwajib, Eko masih berempati menyiapkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mendampingi para terduga pelaku pembakaran hasduk Hizbul Wathan itu.

Hasduk Hizbul Wathan yang dipakai Eko Susanto, Ketua Hizbul Wathan Trenggalek
Hasduk Hizbul Wathan yang dipakai Eko Susanto, Ketua Hizbul Wathan Trenggalek/Foto: Kabar Trenggalek

Baca juga: Anak Kiai di Jombang Ingin Status Tersangka Pelaku Kekerasan Seksual Dicabut, Hakim Menolak

“Saya siapkan juga pendamping hukum untuk terduga pelaku pembakaran setelah nanti aduan masuk ke pihak berwajib. Karena saya lihat dari video terduga pelaku masih pelajar” terangnya.

advertisement

Dalam video yang tersebar di medsos itu, para pembakar mengungkapkan kata-kata di depan kamera dengan nada yang terkesan provokatif.

Ngebong le, ngebong [hasduk] tek e cah MTs [Madrasah Tsanawiyah] (Bakar nak, bakar hasduk miliknya anak MTs),” kata salah satu pembakar mengatakan hal itu sambil menunjukkan hasduk Hizbul Wathan yang dibakar.

Pembakar yang lain mengatakan di depan kamera, bahwa dirinya siap dikeroyok seakan-akan menantang berkelahi.

Kroyokan bos, panggah wani kendel cah kene (keroyokan bos, tetap berani anak sini)”, ujar pembakar sambil mengangkat jari tengah.

Pembakar itu menambahkan kata-kata “Sepele andak cah kene ae,” yang artinya “Sepele, hanya orang sini saja”.

advertisement

TERBARU

Hujan Sehari di Trenggalek, Jalan Tutup Total dan Rumah Rusak Dihantam Tanah Longsor

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek terus dilanda berbagai peristiwa bencana alam. Salah satunya tanah...

Siap-Siap, Ini Jadwal Pemadaman Listrik Trenggalek Besok di 11 Desa

Kabar Trenggalek - Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Trenggalek akan...

Otak Atik Tekan Inflasi di Trenggalek, Pasar Murah dan Bansos Jadi Andalan

Kabar Trenggalek - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berpikir...

TOPIK TERKAIT