TRENDING

Para Pemuda Trenggalek Berprestasi Sepanjang Tahun 2021

Terbit:

Kabar Trenggalek –Ā Sepanjang tahun 2021, para pemuda Trenggalek berjuang untuk mendapatkan prestasi di bidang yang mereka sukai. Prestasi yang berhasil diraih para pemuda itu tentunya juga mengharumkan nama Bumi Menak Sopal Trenggalek.

Para pemuda Trenggalek itu juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Trenggalek. Berbagai tingkatan prestasi yang berhasil diraih oleh para pemuda Trenggalek yaitu mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Berikut para pemuda Trenggalek yang berprestasi sepanjang tahun 2021:

Ahmad Ainul Mukhlis, pemuda Trenggalek yang berhasil menjadi perwakilan Jawa Timur untuk program pertukaran pelajar dengan Australia
Ahmad Ainul Mukhlis, pemuda Trenggalek yang berhasil menjadi perwakilan Jawa Timur untuk program pertukaran pelajar dengan Australia/Foto: Kabar Trenggalek

1. Ahmad Ainul Mukhlis

advertisement

Ahmad Ainul Mukhlis adalah pemuda kelahiran Desa Sambirejo, Kecamatan Trenggalek. Ainul berhasil menjadi perwakilan Jawa Timur dalam agenda Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) atau Program Pertukaran Pemuda Australia Indonesia 2021.

AIYEP adalah program yang bertujuan untuk memberi kesempatan kepada pemuda-pemudi Indonesia dan Australia. Pemuda-pemudi itu berkesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang budaya, perkembangan dan gaya hidup satu sama lain.

Setiap tahun, program AIYEP mengirimkan 18 pemuda Indonesia berusia 21-25 tahun ke Australia selama dua bulan (Oktober sampai Desember). Mereka berpartisipasi dalam penempatan kerja, pertunjukan budaya, homestay, serta kunjungan ke sekolah dan masyarakat setempat.

Ainul pernah dua kali gagal ketika mendaftarkan diri di program AIYEP. Meski dua kali gagal, ia terus berjuang, hingga pada tahun 2021, Ainul berhasil terpilih menjadi peserta AIYEP. Keberhasilan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Ainul dengan mengenalkan kebudayaan Jawa Timur, khususnya budaya Kabupaten Trenggalek.

Baca juga: Pemuda Trenggalek Wakili Jawa Timur dalam Program Pertukaran Pemuda di Australia

Dwi Samsul Arifin, atlet senam artistik asal Trenggalek, yang berprestasi di PON XX Papua
Dwi Samsul Arifin, atlet senam artistik asal Trenggalek, yang berprestasi di PON XX Papua/Foto: Kabar Trenggalek

2. Dwi Samsul Arifin

Dwi Samsul Arifin adalah pemuda asal Dusun Gendengan, Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Samsul merupakan atlet senam artistik di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Samsul berhasil memboyong medali emas dalam cabang olahraga senam artistik putra nomor disiplin alat gelang-gelang. Selain itu, SamsulĀ  juga memboyong dua medali perak di nomor senam artistik all round alat beregu putra dan meja papan.

advertisement

Namun, ada cerita sedih di balik keberhasilan Samsul mendapatkan medali emas. Saat mengikuti proses seleksi PON XX di Papua. Samsul mendapat kabar duka bahwa ibunya, Katimah, meninggal dunia.

Bagi Samsul, ibunya merupakan sosok yang selalu memberi motivasi kepada Samsul. Samsul sangat merasa kehilangan. Namun dia selalu ingat pesan ibunya untuk selalu berjuang agar bisa merubah keadaan dirinya dan keluarga.

Baca juga: Cerita di Balik Medali Emas: Sang Ibu Meninggal Dunia saat Samsul Ikuti PON XX di Papua

Yanu Andi Prasetyo, pemuda Trenggalek yang berprestasi di bidang film tingkat provinsi dan nasional
Yanu Andi Prasetyo, pemuda Trenggalek yang berprestasi di bidang film tingkat provinsi dan nasional/Foto: @trenggaleknow (Instagram)

3. Yanu Andi Prasetyo

Yanu Andi Prasetyo adalah pemuda asal Kecamatan Gandusari, Trenggalek. Yanu dan teman-temannya berkegiatan dalam dunia film di Krida Film. Sepanjang tahun 2021, Yanu dan teman-temannya mendapatkan prestasi bergengsi di tingkat Provinsi hingga Nasional.

Pertama, Yanu dan teman-temannya berhasil meraih juara 1 dalam kategori Lomba Film Pendek Pesona Wisata Jawa Timur. Lomba film pendek itu merupakan salah satu kategori dalam agenda East Java Tourism Award. Film yang menjadi juara 1 itu berjudul ā€œMenjemput Hari yang Riangā€, di mana Yanu sebagai produsernya.

Yanu menceritakan, film Menjemput Hari yang Riang, menggabungkan unsur wisata dan romansa. Lokasi pengambilan film ada di Desa pandean dan Desa Ngulungwetan, Kecamatan Munjungan, Trenggalek.

Kedua, Yanu dan teman-temannya berhasil menjadi finalis terbaik naskah film dalam kompetisi Apresiasi Kreasi Indonesia 2021. Apresiasi Kreasi Indonesia Tahun 2021 diselenggarakan oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Yanu menjadi produser dari naskah film yang berjudul “Mekar yang Dibawa Pergi”. Naskah film “Mekar yang Dibawa Pergi” menceritakan tentang kehidupan Lelaki Tua yang ingin mati saat Bunga Wijaya Kusuma yang ia nantikan mekar. Lelaki Tua itu ingin mati dengan cara bunuh diri. Tapi, upaya bunuh diri itu digagalkan oleh seorang Perempuan. Rencananya, film itu akan mengambil lokasi di Kabupaten Trenggalek.

Baca juga: Mekar yang Dibawa Pergi: Naskah Film tentang Lelaki Tua yang Ingin Bunuh Diri

Alif, Aliyasa, dan Ilham, atlet pencak silat muda asal Trenggalek, yang berprestasi di tingkat internasional
Alif, Aliyasa, dan Ilham, atlet pencak silat muda asal Trenggalek, yang berprestasi di tingkat internasional/Foto: Kabar Trenggalek

4. Alif, Aliyasa, dan Ilham

Para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Muhammadiyah Trenggalek berhasil memboyong tiga medali pada perlombaan virtual jenjang internasional pada 08-11 November 2021.

Atlet seni bela diri Trenggalek yang mendapat medali emas itu adalah Muhammad Azhar Alif Al Ghozali (14) dan Muhammad Aliyasa Alimu A (14). Sedangkan atlet yang mendapatkan satu perunggu adalah Muhammad Ilham Fahrudin (14). Mereka bertiga merupakan atlet seni bela diri Tapak Suci (TS), SMP 1 Muhammadiyah Trenggalek. Alif, Aliyasa, dan Ilham berhasil mendapatkan prestasi setelah giat berlatih.

Baca juga: Giat Latihan Setiap Hari, Tiga Atlet Pencak Silat Trenggalek Boyong Tiga Medali

Meskipun Alif dan Aliyada berdomisili dari luar Trenggalek, mereka tetap semangat memenangkan lomba untuk Bumi Menak Sopal Trenggalek. Alif asli dari Kalimantan dan Aliyasa dari Pacitan, sedangkan Ilham dari Trenggalek. Saat mereka memberikan kabar ke orang tua, semuanya merespons dengan bangga dan mendukung untuk mengembangkan seni bela diri lebih matang lagi.

Itulah para pemuda Trenggalek yang berprestasi sepanjang tahun 2021. Masyarakat Trenggalek berharap prestasi para pemuda ini terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk ke depannya. Harapannya, semakin banyak lagi pemuda Trenggalek yang berprestasi di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional pada tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya.

Baca juga tulisan lainnya di kabartrenggalek.com tentang PRESTASI

advertisement

TERBARU

SIM Bentuknya Kartu tapi Disebut Surat, KK Bentuknya Surat tapi Disebut Kartu, Kenapa Bisa Gitu?

Kabar Trenggalek - Bukan karena kurang kerjaan, tetapi bagi kita sebagai masyarakat yang teliti,...

Pemilu 2024, PKS dan NasDem Pasang Badan Soal Dapil Trenggalek Berubah

Kabar Trenggalek - Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang sudah mendapat perhatian dari partai...

7 Bunga yang Mengeluarkan Aroma Harum saat Malam Hari, Salah Satunya Sering Dijumpai di Pemakaman

Kabar Trenggalek - Untuk menghiasi rumah, kebanyakan orang akan menanam tumbuhan. Entah di depan...

TOPIK TERKAIT