TRENDING

Melirik Hasil Pertanian Trenggalek Sayuran Yang Mengalami Fluktuasi

Terbit:

Kabar Trenggalek – Produksi pertanian di Bumi Menak Sopal Trenggalek memiliki peran penting dalam menopang ketahanan pangan masyarakat sepanjang tahun, Sabtu (11/12/2021).

Untuk membuat produksi pertanian di Trenggalek lebih optimal, infratuktur penunjang seperti Bendungan Tugu dibuat.

advertisement

Bendungan Tugu baru saja diresmikan pada Selasa (30/11/2021). Saat peresmian Presiden Jokowi mengatakan bahwa pembangunan bendungan tugu merupakan infrastruktur penunjang ketahanan pangan.

“Dibangunya Bendungan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Trenggalek, sehingga produktifitas pertanian meningkat,” terang Jokowi.

Baca JugaSelain Meresmikan Bendungan Tugu, Jokowi akan Kunjungi Lahan Pertanian di Trenggalek

Merujuk dari Badan Pusat Statistik (BPS) Trenggalek tahun 2021 merilis dokumen terkait hasil pertanian yaitu Produksi tanaman sayuran mengalami fluktuasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Komoditas bawang merah dan tomat mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2019. Sedangkan produksi cabai, kentang dan petai mengalami penurunan.

Produksi bawang merah terbesar berada di Kecamatan Durenan yang mampu menghasilkan hingga 216 ton. Sedangkan produksi cabai dan tomat terbesar berada di Kecamatan Pule berturut-turut sebesar 47,7 ton dan 97,1 ton.

Baca JugaFakta-Fakta Menarik Pasar Pon Trenggalek, Sempat Habis Terbakar, Kini Jadi Ikon Trenggalek

advertisement

Luas area tanaman perkebunan untuk semua jenis tanaman perkebunan kecuali kelapa (kopi, kakao, tebu, tembakau) mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019.

Penurunan area tanaman perkebunan terbesar terdapat pada area perkebunan kakao yaitu dari 4.024,74 ha di tahun 2019 menjadi 3.336,07 ha di tahun 2020.

Produksi tanaman Perkebunan yang mempunyai konstribusi terbesar adalah produksi kelapa dan kakao masing-masing dengan produksi sebesar 8.130,83 ton dan 1.003,82 ton di tahun 2020.

Baca JugaAkhir Tahun 2021, Harga Cabai Jawa Timur Melambung Naik

Produksi kehutanan masih didominasi oleh kayu rimba dan getah pinus. Dilihat dari populasi ternak selama 2020, sapi potong mendominasi ternak besar dengan jumlah 37.901 ekor. Pada ternak kecil, kambing memiliki jumlah yang sangat besar yaitu 427.365 ekor.

Untuk ternak unggas, jumlah kampung/ buras menempati urutan pertama dengan jumlah 1.409.574 ekor, disusul ayam pedaging dengan populasi 554.109 ekor.

advertisement

TERBARU

Otak Atik Tekan Inflasi di Trenggalek, Pasar Murah dan Bansos Jadi Andalan

Kabar Trenggalek - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berpikir...

Pohon Tumbang Trenggalek, Jalan Kecamatan Bendungan Tertutup

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini sering terjadi bencana. Seperti angin kencang yang...

Pendidikan Trenggalek 2022: Mayoritas Masyarakat Lulusan SD

Kabar Trenggalek - Trenggalek yang terkenal dengan Kota Alen-Alen ini masih menyisakan perihal tingkatan...

TOPIK TERKAIT