TRENDING

Empat Rumah Rusak Akibat Tanah Gerak di Kecamatan Suruh Trenggalek

Terbit:

Kabar Trenggalek – Kabupaten Trenggalek terus dilanda hujan dengan intensitas yang tinggi beberapa waktu terakhir ini. Hujan dengan intensitas itu menyababkan bencana tanah longsor, banjir dan tanah gerak/ambles di berbagai kecamatan yang ada di Trenggalek. Salah satunya, tanah yang terjadi di Kecamatan Suruh pada Selasa, (21/12/2021).

Komandan Pos Komando Rayon Militer (Danpos Ramil) Kecamatan Suruh, melaporkan tanah gerak terjadi pukul 01.00 WIB di RT 11, RW 02, Dusun Gempolan, Desa Gamping, Kecamatan Suruh. Akibat tanah gerak, empat rumah milik warga rusak ringan.

advertisement

Selain mengakibatkan rumah warga rusak ringan, tanah gerak juga membahayakan pemilik rumah karena terancam ikut ambles ke bawah. Warga pemilik rumah pun merasa tidak nyaman.

Rumah milik warga Desa Gamping, Kecamatan Suruh, Trenggalek, yang rusak ringan akibat tanah gerak
Rumah milik warga Desa Gamping, Kecamatan Suruh, Trenggalek, yang rusak ringan akibat tanah gerak/Foto: Danpos Ramil Kecamatan Suruh

Baca juga: BMKG Ingatkan Masyarakat Ada Potensi Gempa Besar di Selatan Jawa Timur

Menurut laporan Danpos Ramil Kecamatan Suruh, hujan dengan intensitas sedang mengakibatkan tanah gerak di wilayah Desa Gamping pada Minggu 19 Desember 2021, mulai pukul 20.00 WIB. Tanah gerak tersebut membuat pondasi di depan empat rumah milik warga mengalami retak ringan.

Kemudian, pada Senin 20 Desember 2021 sekitar pukul 17.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang kembali mengguyur wilayah Desa Gamping. Akibatnya, retakan pondasi di depan empat rumah milik warga semakin ambles. Tanah gerak itu memiliki ukuran dengan panjang 30 meter, tinggi 80 cm, dan lebar: 3-4 meter.

Rumah warga yang mengalami kerusakan yaitu:

  1. Rumah Yahmin, RT 11 RW 02, Dusun Gempolan, Desa Gamping.
  2. Rumah Sutijan, RT 11 RW 02, Dusun Gempolan, Desa Gamping.
  3. Rumah Rinem, RT 11 RW 02, Dusun Gempolan, Desa Gamping.
  4. Rumah Damin/Lasmini, RT 11 RW 02, Dusun Gempolan, Desa Gamping.

Danpos Ramil Kecamatan Suruh bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek, Polisi dan Perangkat Desa Gamping, segera mendatangi lokasi untuk melakukan peninjauan. Menurut laporan Danpos Ramil Kecamatan Suruh, tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah gerak tersebut. Namun, ada kerugian materiil dengan perkiraan Rp. 10 juta.

Akibat tanah gerak, rumah milik warga Desa Gamping, Kecamatan Suruh, Trenggalek, rusak ringan
Akibat tanah gerak, rumah milik warga Desa Gamping, Kecamatan Suruh, Trenggalek, rusak ringan/Foto: Danpos Ramil Kecamatan Suruh

Baca juga: Anak Kiai di Jombang Ingin Status Tersangka Pelaku Kekerasan Seksual Dicabut, Hakim Menolak

advertisement

Atas bencana tanah gerak ini, Danpos Ramil Kecamatan Suruh, berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Suruh dan 3 pilar Desa Gamping.

Danpos Ramil Kecamatan Suruh juga berkoordinasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek untuk tindak lanjut terkait bencana tanah gerak tersebut. Kemudian, Danpos Ramil Kecamatan Suruh, memberikan himbauan kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dan jika kondisi membahayakan agar bersedia mengosongkan rumahnya.

advertisement

TERBARU

Hujan Sehari di Trenggalek, Jalan Tutup Total dan Rumah Rusak Dihantam Tanah Longsor

Kabar Trenggalek - Kabupaten Trenggalek terus dilanda berbagai peristiwa bencana alam. Salah satunya tanah...

Siap-Siap, Ini Jadwal Pemadaman Listrik Trenggalek Besok di 11 Desa

Kabar Trenggalek - Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Trenggalek akan...

Otak Atik Tekan Inflasi di Trenggalek, Pasar Murah dan Bansos Jadi Andalan

Kabar Trenggalek - Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) harus berpikir...

TOPIK TERKAIT